Boyolali (24-11-2025) - Program Intervensi Sensitif Kemandirian Pangan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui DP2KBP3A pada tahun 2024 kembali menunjukkan dampak positif bagi keluarga berisiko stunting. Salah satu penerimanya, keluarga Ardian Dwi Anggono, menjadi contoh nyata bagaimana bantuan yang tepat guna mampu mengubah kondisi gizi keluarga dan meningkatkan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.
Ardian mengisahkan bahwa sebelum menerima bantuan, anak balitanya sakit. Sang anak sempat mengalami penurunan berat badan hingga 1,5 kilogram dan harus menjalani perawatan inap.
Pada tahun 2024, Ardian menerima paket bantuan berupa ayam petelur beserta kandangnya, serta kolam lele lengkap dengan bibit awal. Bantuan ini menjadi titik balik bagi keluarganya. “Awalnya ayam hanya bertelur satu butir setiap dua hari. Kami bersyukur sekali karena meski sedikit, itu bisa langsung dimasak untuk anak,” ujar Ardian. Namun setelah perawatan rutin dan pemberian pakan yang teratur, produksi telur meningkat pesat. “Sekarang ayam bertelur setiap hari. Sampai anak saya sempat bosan karena setiap hari makan telur,” katanya sambil tersenyum.
Melihat potensi yang besar, Ardian mencoba berinovasi dengan menetaskan telur secara mandiri. Ia memulai dengan 9 telur menggunakan metode pengengkraman. Pada hari pertama satu telur pecah, disusul dua telur pada hari berikutnya. Namun dari total 9, sebanyak 5 telur berhasil menetas. Anak ayam tersebut dipelihara dalam kandang kecil dengan lampu penghangat buatan. Ketika mulai tumbuh besar, Ardian membuat kandang baru yang lebih luas. Kini, ayam hasil penetasan sudah berkembang biak kembali, memperbanyak populasi unggas di rumahnya tanpa harus membeli bibit tambahan.
Produksi telur tidak hanya mencukupi kebutuhan gizi keluarga, tetapi juga memberikan nilai ekonomi tambahan. Sebagian telur dijual kepada tetangga atau digunakan untuk membeli bumbu dapur. Untuk pakan 10 ekor ayam, Ardian menggunakan campuran sentrat 2 kilogram, jagung 1 kilogram, dan katul 1 kilogram. Ia juga membagikan tips kepada warga lain. “Kuncinya konsisten memberi makan. Kalau tidak konsisten, ayam tidak mau bertelur,” tegasnya.
Dari sektor perikanan, bantuan lele juga memberikan hasil menggembirakan. Sejak pertama kali menerima bibit, Ardian sudah panen tiga kali dan kini memasuki pembibitan keempat. Lele hasil panen tidak hanya dikonsumsi sendiri, tetapi juga dibagikan kepada tetangga yang membutuhkan. “Tetangga ada yang kepengin, ya saya kasih” ujarnya.
Sementara itu, dari bantuan bibit tanaman sayur, Ardian sudah bisa memanen kangkung dan bayam merah secara berkala. Kangkung digunakan untuk pakan tambahan ayam, sementara bayam merah dan sebagian kangkung dimasak menjadi sup untuk anak. Ketersediaan pangan dari tiga sumber—unggas, ikan, dan tanaman—membuat keluarga ini lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada belanja harian untuk kebutuhan protein.
Ardian mengaku manfaat program ini sangat besar bagi keluarganya. “Bantuan ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan protein keluarga saya, bahkan sampai berlebih,” tuturnya. Dengan konsumsi rutin telur dan lele, kondisi gizi anaknya mulai membaik. Kini, anak tersebut tidak lagi masuk kategori pra-stunting. Berat badan dan nafsu makannya pun meningkat signifikan.
Ia berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau keluarga lainnya di Boyolali. “Harapannya, bantuannya tidak berhenti sampai di sini. Program ini benar-benar membantu meningkatkan kualitas hidup keluarga di Boyolali, terutama dalam memenuhi kebutuhan protein hewani anak-anak,” ungkapnya.
Kisah keluarga Ardian menjadi bukti bahwa intervensi sensitif berbasis kemandirian pangan bukan hanya program bantuan sementara, tetapi langkah strategis dalam mengatasi risiko stunting melalui pemberdayaan dan keberlanjutan pangan keluarga.
Berita Terkait
Berita - 12 Dec 2025
Peringatan Hari Ibu Ke-97 di Kabupaten Boyolali Tahun 2025: Perempuan Berdaya dan Berkarya
Berita - 03 Dec 2025
Kolaborasi DP2KBP3A dengan Mahasiswa PKL S3 Fakultas Kedokteran UNS Perkuat Peran TPK dalam Penanggulangan Stunting
Berita - 29 Nov 2025
Orientasi TPK Boyolali Perkuat Peran 2.454 Kader dalam Penurunan Stunting
Berita - 18 Nov 2025
Perkuat Kemandirian Pangan, DP2KBP3A Boyolali Latih 150 Keluarga Risiko Stunting
Berita - 24 Oct 2025
1.241 Lansia Boyolali Diwisuda, Pemkab Perkuat Peran Kader KB
Berita - 29 Aug 2025
Langkah Nyata Cetak Teladan Remaja, Boyolali Kukuhkan Ayah dan Bunda Genre di Ajang Duta Genre 2025
Berita - 22 Jul 2025
PEMUTAKHIRAN PENDATAAN KELUARGA 2025
Berita - 15 Jul 2025
INGIN ANAK TUMBUH KEMBANG OPTIMAL? PERHATIKAN 1.000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN
Berita - 11 Jul 2025
JAMBORE ANAK VII KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2025
Berita - 08 Jul 2025
DP2KBP3A Boyolali dan PKL S3 Kedokteran UNS Paparkan Hasil Validasi Data Tim Pendamping Keluarga
Berita - 20 Jun 2025
FASILITASI INTENSIFIKASI DAN INTEGRASI PELAYANAN KBKR DI WILAYAH KHUSUS
Berita - 29 Nov 2024
SK PENETAPAN STANDAR PELAYANAN DP2KBP3A
Berita - 11 Sep 2024
GRAND FINAL APRESIASI DUTA GENRE BOYOLALI 2024
Berita - 11 Sep 2024
WISUDA SEKOLAH LANSIA KABUPATEN BOYOLALI 2024
Berita - 29 Apr 2024
APRESIASI DUTA GENRE PROVINSI JAWA TENGAH DI MG SETOS HOTEL SEMARANG
Berita - 25 Apr 2024
Penandatanganan MoU dengan Pengadilan Agama
Berita - 23 Apr 2024
Halalbihalal dan peringatan hari Kartini keluarga besar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Boyolali
Berita - 07 Feb 2024
PENANDATANGAN KONTRAK PEMBELIAN PULSA SELULER UNTUK TENAGA PENDAMPING KELUARGA ANTARA DP2KBP3A KABUPATEN BOYOLALI DAN PT METRA NET
Berita - 07 Nov 2023
KEGIATAN RAPAT KOORDINASI VERIFIKASI DATA SASARAN BANTUAN PANGAN TAHAP II UNTUK KELUARGA STUNTING DAN OPTIMALISASI KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS
Berita - 07 Nov 2023
WISUDA SEKOLAH LANSIA BINA KELUARGA LANSIA "MELATI SIMO" DAN BINA KELUARGA LANSIA "SEHAT TAMANSARI" KABUPATEN BOYOLALI
Berita - 07 Nov 2023
SARASEHAN LINI LAPANGAN PROGRAM BANGGA KENCANA DAN PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING
Berita - 07 Nov 2023
WORKSHOP VERIFIKASI DAN VALIDASI DATA KELUARGA BERISIKO STUNTING KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2023
Berita - 07 Nov 2023
RAPAT KOORDINASI PELAYANAN KB DI FASYANKES
Berita - 07 Nov 2023
KEGIATAN RAPAT PENGGALANGAN KOMITMEN SERTA PENGUATAN PENYELENGGARAAN DASHAT (DAPUR SEHAT ATASI STUNTING) DI KANTOR DP2KBP3A KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2023
Berita - 07 Nov 2023
FASILITASI BAGI KADER PEMBANGUNAN MANUSIA (KPM), PENYULUH KELUARGA BERENCANA (PKB) DAN PETUGAS GIZI PUSKESMAS DALAM RANGKA PERCEPATAN PENANGANAN STUNTING DI KABUPATEN BOYOLALI.
Berita - 16 Aug 2023
DP2KBP3A SEBAGAI NARASUMBER KEGIATAN SOSIALISASI DESA B2SA
Berita - 15 Aug 2023
MONITORING DAN EVALUASI IMPLEMENTASI SINKRONISASI APLIKASI STOKKU FASYANKES DENGAN NEW SIGA DI KABUPATEN BOYOLALI
Berita - 15 Aug 2023
PENINGKATAN KAPASITAS KONVENSI HAK ANAK BAGI PENYELENGGARA LAYANAN PADA SATUAN PENDIDIKAN SMA/SMK/MA/MTsx
Berita - 14 Aug 2023
DP2KBP3A KABUPATEN BOYOLALI GELAR ACARA JAMBORE ANAK V DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI ANAK NASIONAL
Berita - 14 Aug 2023
Kegiatan Pencegahan Kekerasan pada Anak di Keluarga
Berita - 11 Aug 2023
Kuatkan Karakter Siswa Dalam Pencegahan KtPA dan Pergaulan Bebas, DP2KBP3A gandeng SMKN 1 Banyudono melalui Kegiatan MPLS
Berita - 11 Aug 2023
RAPAT PEMBINAAN PENYULUHAN KB DALAM RANGKA PENINGKATAN PENCAPAIAN NEW SIGA DI LINGKUNGAN PERWAKILAN BKKBN PROVINSI JAWA TENGAH
Berita - 11 Aug 2023
PELAYANAN KB DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT BHAYANGKARA KE-77 DI KLINIK ANNISA KABUPATEN BOYOLALI.
Berita - 31 Jul 2023
SMK N 1 MOJOSONGO GANDENG DP2KBP3A DALAM MENEKAN ANGKA BULLYING DI SEKOLAH
Berita - 07 Nov 2022
DP2KBP3A BOYOLALI ADAKAN PENINGKATAN KAPASITAS PENURUNAN STUNTING KEPADA MASYARAKAT
Berita - 05 Aug 2022
Nuansa Baru Hari Anak Nasional : “Forum Anak Boyolali dan DP2KBP3A adakan JAMBORE ANAK ke-IV dan Wayangan Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2022”
Berita - 21 Sep 2021
VAKUM 3 BULAN KARENA LONJAKAN COVID-19 : Siaran Radio “Ngode (Ngobrol Dekat Bareng Forum Anak Boyolali†Kembali Mengudara dengan Tema Baru
Berita - 21 Sep 2021
Gerak Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak : "DP2KBP3A Laksanakan Rakor Pencegahan KtPA dan TPPO Tingkat Kabupaten Boyolali"
Berita - 12 Sep 2021
Gandeng DP3A Jateng dan DPR-Jateng, Boyolali Laksanakan PPEP (Pelatihan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan) Tahun 2021