Berita kami

Boyolali Ikuti Verifikasi APE (Anugerah Parahita Ekapraya) Secara Daring Tahun 2021

24 March 2021 PPPA

BOYOLALI, DP2KBP3A –Pemerintah Kabupaten Boyolali mengikuti verifikasi lapangan terkait implementasi strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) untuk Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2021 secara daring pada Senin (22/3). Verifikasi secara daring ini dihadiri langsung oleh Bupati Boyolali Mohammad Said Hidayat didampingi Sekretaris Daerah, Tim Driver Pokja PUG (Kepala DP2KBP3A, Inspektur Daerah, Kepala BP3D, Kepala BKD), Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Boyolali, dan mitra PUG di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali.

“Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya ini merupakan potret nyata dari komitmen Bersama seluruh elemen di Kabupaten Boyolali dalam hal Pengarusutamaan Gender. Sejauh apa dan bagaimana langkah yang diambil pemerintah secara totalitas diwujudkan demi terwujudnya kesetaraan gender di Kabupaten Boyolali.”- Ujar Bupati Boyolali dalam Sambutan.

Bupati Boyolali berharap bahwa Anugerah Parahita Ekapraya (APE) ini bukan hanya sebagai momentum tahunan dan agenda sesaat, namun nantinya dengan meraih penghargaan ini sebagai motivasi Bersama bahwa gender (yang tidak hanya perempuan) mendapat hak dan posisi yang sama dalam seluruh sector kehidupan dan pembangunan daerah di Kabupaten Boyolali.

“Terlebih lagi dengan Penghargaan APE ini juga melihat keterlibatan dan peran aktif perempuan dari berbagai komponen masyarakat dan pemangku kepentingan di pembangunan daerah. Mulai dari kebijakan (melalui 7 prasyarat PUG) hingga bagaimana perencanaan anggaran yang responsif gender sebagai bagian wajib yang dipertimbangkan”- tambah Plt. Kepala DP2KBP3A Dra.Wiwis Trisiwi Handayani,M.M

Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui Tim Driver dan DP2KBP3A Boyolali berkomitmen menurunkan angka kekerasan perempuan dan anak, perdangan manusia, dan memastikan perempuan memiliki akses terhadap sumber daya ekonomi.

Adapun tim verifikator penghargaan tersebut yakni Yurni Satria (pakar gender) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, serta perwakilan dari Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kemen PPPA. Ia mengapresiasi terkait komitmen Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam mewujudkan Pengarusutamaan Gender.

Inspektur Daerah menambahkan “dengan adanya mekanisme penilaian APE ini diharapkan seluruh komponen masyarakat ikut dan mendukung seluruh program pengarusutamaan gender. Sehingga nantinya “NO ONE LEFT BEHIND” (tiada satupun elemen yang tertinggal) dalam pembangunan daerah. Semua harus terdampak dan merasa dari adanya pembangunan daerah.

BAGIKAN ARTIKEL INI